Saatnya Pemuda harus berani berbicara untuk Perubahan.

Tani subur, Suara bising dari mesin ces ( alat transportasi air ) memecah keheningan dalam perjalanan menuju desa muara elo, sesampainya di desa tersebut langsung disuguhi pemandangan yang masih asri yang menjadi ciri khas daerah pesisir yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara kecamatan Anggana.
Berangkat dengan ces kami memulai perjalanan dari desa sungai mariam kecamatan Anggana memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan menggunakan ces.
Dalam perjalanan observasi kali ini kami berkesempatan bersilaturahim dengan kepala desa muara elo serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. Cukup sekitar 1 jam kami berbincang salah satunya adalah potensi wilayah pesisir yang bersiap menjadi kabupaten baru yaitu daerah pemekaran dari wilayah kabupaten kutai kartanegara.
Dari muara elo kami melanjutkan perjalanan lagi ke desa tani baru disana kami berkesempatan untuk silaturahmi dengan ketua kelompok tani setempat beberapa persoalan kami diskusikan salah satunya potensi petani tambak udang yang ada di wilayah tersebut.
Obrolan pun makin seru ketika ada salah satu dari kami yang menyentil terkait kebijakan daerah serta penegakan hukum di indonesia, cukup menggelitik sekaligus menghibur.
Sebagian besar di wilayah muara elo, tani baru merupakan penduduk yang menggantungkan diri dari du sektor pertanian serta nelayan.
Salah satu perusahaan besar yang beroperasi disana ialah TOTAL E&P.
Dengan banyaknya potensi di wilayah pesisir yang menjadi salah satu sumber penyumbang APBD sangatlah wajar apabila wilayah pesisir kutai kartanega menuntut keadilan serta pemerataan pembangunan.
Diakhir perjalanan observasi kamipun beberapa kali mengeluarkan kalimat " alangkah besarnya potensi di wilayah pesisir namun jauh dari kata perhatian pemerintah".

Komentar